mR.mut Weblog

buAt NiLai tu6as reKayasa weB ajH_

Arsip untuk Maret, 2008

Dari WorkShop Pemetaan Potensi Konflik Pemilu PilPres II

Ditulis oleh ciungmunara di/pada Maret 10, 2008

llcas709gqcagmv2zgcafod4tgcak0k00ocaa7jdfgcakif8k4caets7mmcaumusu2cajt4o9wca47hvn2ca0fwn5lcawltz6ocakx9kvmcafgrhlgca4u1wwlca3c7md1castrkn6ca5bnomzca0ffqyq.jpg

Pemicu Konflik

Diskusi ini sendiri menghadiri para panelis, yaitu Dr. Thamrin Amal Tomagola, Munir dan Masdar F Mas’udi. Dr. Thamrin menyatakan bahwa dalam peristiwa politik khusunya dalam hubungannya dengan pemilu, potensi kekerasan yang ada di masyarakat bisa ada dalam tiga wujud, pertama: peristiwa politik menjadi pemicu dari potensi konflik yang sudah ada. Kedua: peristiwa politik itu sendiri menjadi struktur anatomi politik yang terkandung potensi-potensi konflik dalam dirinya, berupa peserta pemilu dan cara-cara mobilisasi. Ketiga: peristiwa politik dalam pemilu mempunyai potensi menyelesaikan konflik yang ada dalam masyarakat, yang merupakan rekonfigursi dari kekuatan yang ada untuk memecahkan masalah yang ada.  

Ditulis dalam Partai Politik | Leave a Comment »

Hubungan Ilmu Politik Dengan Ilmu Antropologi

Ditulis oleh ciungmunara di/pada Maret 10, 2008

images.jpg

Ilmu Antropologi dengan ilmu politik yaitu ilmu antropologi memberikan pengertian-pengertian dan teori-teori tentang kedudukan serta peranan satuan-satuan sosial budaya yang lebih kecil dan sederhana. Mula-mula Antropologi lebih banyak memusatkan perhatian pada kehidupan masyarakat dan kebudayaan didesa-desa dan dipedalaman.

Dalam bidang teori antropologi, khususnya dalam emnunjukkan perbedaaan struktur sosial serta pola-pola kebudayaan yang berbeda-beda pada tiap-tiap masyarakat.

Antropologi telah pula berpengaruh dalam bidang metodologi penelitian ilmu politik. salah satu pengaruh yang amat berguna dan terkenal serta kini sering dipakai dalam ilmu politik ialah metode peserta pengamat. penelitian semacam ini memksa sarjana ilmu politik untuk meniliti gejala-gejala kehidupan sosial “dari dalam” masyarakat yang menjadi obyek penelitiannya. 

Ditulis dalam Ilmu Politik | 1 Komentar »

Sistem Politik

Ditulis oleh ciungmunara di/pada Maret 10, 2008

1_123730740m.jpg

1. Pengertian Partai Politik

    – Menurut Mirriam Budiardjo : Sekelompok orang yang terorganisir dan cita-cita sama.

    – Menurut Sigmun Neuman : Sekelompopk orang diaktivitas politik.

    – Menurut R.H. Soltau : Sekelomppok warga negara yang sedikit banyak terorganisir, yang bertindak sebagai suatu kesatuan politik dan yang dengan memanfaaatkan kekuasaannya untuk memilih – bertujuan menguasai pemerintahan dan melaksanakan kebijaksanaan umum mereka.

2. Fungsi Partai Politik

    – Komunikasi Politik : Menyalurkan Inspirasi

    – Sosialisasi Politik : Membentuk Sikap

    – Rekruitmen Politik : Mencari Massa

    – Pengatur Konflik : Memecahkan Masalah

3. Hak Partai Politik

    a. Ikut serta dalam pemilu

    b. Diperlakukan adil oleh negara

4. Syarat Mendirikan Partai Politik

     a. Pancasila dan UUD ‘45 dijadikan asas partai

     b. Anggota minimal 50 orang yang berusia minimal 21 tahun

     c. Lambang dan gambar partai tidak boleh sama dengan lambang negara atau negara lain

5. Sistem Kepartaian

    – Sistem Satu Partai

    – Sistem dua Partai

    -Sistem Multi Partai

6. Tipe Sistem Politik

    a. Asepali : tidak memiliki eksekutif, legislatif, birokrasi, dan sistem kepartaian

    b. Prosepali : Hanya memiliki Eksekutif

    c. Ortosepali : Hanya memilki Eksekutif dan birokrasi

    d. MetaSepali : Memiliki Eksekutif, Legislatif, birokrasi, serta sistem kepartaian

Ditulis dalam Ilmu Politik | 2 Komentar »

Hello world!

Ditulis oleh ciungmunara di/pada Maret 3, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ditulis dalam Uncategorized | 1 Komentar »